Cuaca Ekstrem Jaga Daya Tahan Dengan Jahe Merah

Avatar

Cuaca Ekstrem Jaga Daya Tahan Dengan Jahe Merah – Sampai awal Maret, cuaca dingin dengan curah hujan cukup tinggi masih turun di sejumlah wilayah di Indonesia. Dengan iklim tropis yang menjadi ciri wilayah Indonesia, terkadang suhu berubah-ubah. Terlebih pada puncak musim hujan dan saat kemarau dimana terkadang pagi sampai siang cukup panas, namun siang sampai sore cuaca hujan dan suhu berubah lebih dingin.

Dengan cuaca yang berubah seperti ini, bila daya tahan tubuh sedang lemah, tentu flu dan batuk akan mudah kita alami. Oleh karenanya, menjaga kondisi tubuh pada musim seperti ini, mutlak dilakukan. Tidak cukup hanya olahraga, mengkonsumsi asupan yang memperkuat daya tahan tubuh, sangat diperlukan.

Cuaca Ekstrem Jaga Daya Tahan Dengan Jahe Merah
Sumber : Halodoc

Salah satu yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh adalah jahe merah. Jahe merah, atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai “red ginger“, adalah salah satu jenis jahe yang memiliki warna merah cerah pada bagian dalamnya.

Jahe merah sering digunakan dalam berbagai masakan dan minuman tradisional di berbagai negara, terutama di Asia Tenggara. Selain memberikan rasa pedas dan aroma yang khas, jahe merah juga dipercaya memiliki beragam manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi rasa mual, dan memiliki sifat anti-inflamasi. Beberapa orang juga menggunakan jahe merah sebagai bahan alami untuk perawatan kulit dan rambut.

Cuaca Ekstrem Jaga Daya Tahan Dengan Jahe Merah

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh: Jahe merah mengandung senyawa-senyawa seperti gingerol dan zingiberene yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih tahan terhadap infeksi dan penyakit.
  2. Mengurangi mual dan muntah: Konsumsi jahe merah dapat membantu meredakan rasa mual dan muntah, baik yang disebabkan oleh perjalanan (mabuk perjalanan) maupun kondisi lain seperti mual saat hamil.
  3. Mengurangi peradangan: Jahe merah memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Hal ini dapat bermanfaat bagi penderita arthritis, radang sendi, dan kondisi lain yang berkaitan dengan peradangan.
  4. Mengurangi nyeri: Kandungan zat aktif dalam jahe merah seperti gingerol juga dapat membantu mengurangi nyeri, baik itu nyeri akibat menstruasi, nyeri otot, maupun nyeri akibat kondisi lain.
  5. Meningkatkan pencernaan: Jahe merah dapat merangsang produksi enzim pencernaan dan meningkatkan gerakan usus, sehingga dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti perut kembung, mual, dan gangguan pencernaan lainnya.
  6. Menurunkan risiko penyakit jantung: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jahe merah secara teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
  7. Membantu menurunkan berat badan: Jahe merah dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi nafsu makan, sehingga dapat menjadi tambahan yang baik dalam program penurunan berat badan.
  8. Mengurangi risiko penyakit kronis: Karena kandungan antioksidannya, jahe merah juga dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat mengurangi risiko terkena penyakit kronis seperti kanker dan diabetes.

Cara pengolahannya pun sangat mudah. Cukup direbus dengan ditambah serei, temu lawak, lempuyang wangi, kayu manis dan cengkeh, sudah menjadi minuman yang baik untuk menjaga kesehatan kita.

Dari sejumlah penelitian para ahli, diketahui, selain itu menjaga daya tahan tubuh, jahe merah dapat pula menyembuhkan batuk, mengurangi kadar kolesterol berlebih dan kandungan minyak asirinya bisa meredakan sakit pada rematik.